Teman teman saya akan melanjutkan kembali cerita-cerita orang sukses yang menggunakan rasa sakitnya itu untuk menggapai kesuksesan. Setelah di postingan pertama saya menyebut Zig Ziglar dan Mary Kay Ash, kali ini saya akan membahas profil 2 orang yang tidak kalah dahsyatnya. Yang pertama adalah Anthony Robbins, motivator termahal di dunia. Dan yang kedua adalah Joe Girard, seorang salesman mobil nomor 1 di dunia

Anthony Robbins

Anthony Robbins tumbuh dalam keluarga miskin, saking miskinnya dia akan mencuri makanan agar dapat makan. Bahkan dia tidak dapat membayar biaya sewa tempat dia tinggal. Listrik di tempat tinggalnya hampir selalu dicabut oleh perusahaan listrik dan dia tidak berani menerima telepon karena dia berhutang pada banyak orang. Kalian bisa bayangkan betapa miskinnya beliau.

Salah satu pengalaman yang paling menyakitkan bagi Anthony Robbins adalah jatuh cinta dengan seorang gadis kaya dan dia harus melihat gadis itu jatuh ke pelukan pria lain. Tony tahu kalau gadis itu sangat mencintainya, tetapi dia sadar kalau gadis itu jg ingin merasa nyaman dimana hal ini tidak dapat dia sediakan. Ketika melihat gadis yang dicintainya dijemput oleh pria lain menggunakan mobil mahal, diberikan barang mahal, dan lain-lain, dia sangat merasa tidak berguna.

Perasaan sakit dan tidak berguna ini memaksa dia untuk keluar dari penderitaan. Kemudian Tony mendirikan 15 perusahaan dan menciptakan kesuksesan yang cukup fenomenal. Dimana seorang yang dulunya pembersih toilet dapat menjadi penasihat bagi 3 presiden Amerika Serikat termasuk Bill Clinton dan kepala negara lain seperti Mikhail Gorbachev, Margaret Thatcher, Francois Mitterrand, dan Nelson Mandela.

Joe Girard

Joe Girard merupakan salah saeorang yang pernah mengalami kegagalan dalam berbisnis sampai di suatu hari dia menemukan dirinya tanpa pekerjaan, tanpa uang, tanpa tabungan dan mengalami kemiskinan selama setahun penuh.

Suatu pagi, istrinya berkata kepada dia, “Joe, kita tidak memiliki makanan lagi dan anak-anak kita sekarang ada di jalan untuk mengemis”. Hari itu pula dia keluar dari rumah dan melamar sebagai sales mobil. Dia memutuskan di dalam hatinya bahwa ia harus menjual mobil hari itu sehingga dia dapat memberi makan kepada anak-anaknya yang sedang kelaparan

Sebelum hari berakhir, dia menjual sebuah mobil. Dia meminjam $10 dari bosnya kemudian pergi ke sebuah toko untuk belanja. Dia sangat senang dan berlari menuju ke rumah dengan membawa sekantong barang-barang. Dia sangat bahagia melihat keluarganya dapat makan hari itu.

Semua rasa sakit yang dia derita menjadi api yang membakar dirinya untuk merubah hidupnya. Dalam beberapa tahun kemudian, namanya tercatat dalam Guiness Book of Word’s Records untuk predikat sales mobil terbaik di dunia. Biasanya sales mobil hanya mampu menjual 7 mobil per bulan, tetapi Joe Girard mampu menjual 6 mobil per hari atau 150 mobil per bulan.

Rasa sakit ibaratnya seperti bensin, dimana dia dapat menghancurkan hidup kita atau membuat hidup kita menjadi lebih baik. Ini semua tergantung bagaimana kita merespon rasa sakit kita

Sekarang mungkin anda sedang mengalami masa-masa sulit:

Mungkin keluarga anda sedang ada masalah

Mungkin pekerjaan anda sedang dilanda masalah

Kondisi keuangan kita kurang baik

Teman-teman, bercermin dari profil orang-oraang di atas bahwa kesusahaan bukanlah akhir dari sebuah hidup. Kita dapat mengatasi kesusahan tersebut. Kita dapat menggunakan rasa sakit yang ada dalam diri kita sebagai bahan bakar untuk mencapai kesuksesan dalam hidup.

Salam sukses dan salam dahsyat

Leave a Reply